Pentingnya Membangun Fondasi Kebaikan Pada Jiwa Anak


Faktaanak.com - Otak dan hati anak bagaikan kertas putih kosong. Apa yang akan tertulis di atasnya tergantung orang tua sebagai penulis. Saat orang tua menuliskan keburukan, sang anak pun akan melakukannya begitu juga sebaliknya.


Mendidik Anak Sejak dalam Kandungan

Indera pertama yang berfungsi pada seorang bayi adalah telinga. Sejak masih di dalam kandungan ibunya seorang bayi mampu mendengar suara ibunya ataupun suara apa pun dari luar seperti musik atau pembicaraan sang ibu dengan orang lain. Maka tak heran biasanya sang ibu mengajak nya ngobrol,orang yang tak paham akan melihatnya sebagai kekonyolan tapi bagi yang paham akan memaklumi hal semacam itu. Jadi alangkah baiknya saat sudah mencapai umur kandungan tertentu seorang ibu mulai mengajarkan kebaikan pada jabang bayi di dalam perutnya entah memberikan pengertian pengertian kecil, mendengarkan nya musik-musik yang membuat tenang atau hal terbaiknya adalah mendengarkannya suara lantunan lantunan ayat suci. Semakin tenang seorang ibu dalam menjalani masa kandungan nya maka semakin baik pula perkembangan bayi di dalam nya. 

Dan saat bayi terlahir, indera indera berikutnya mulai berfungsi dengan baik. Mulai dari indera perabanya, indera pengecapnya, indera penciumannya hingga indera penglihatannya.disitulah sikap orang tua mulai di uji sebab apa yang anak lihat dimasa kecil akan mudah di ingat hingga dewasa nanti semisal saat orang tua biasa berbicara kasar maka dimasa mendatang anak akan melakukan hal yang sama sebab itulah yang ia lihat sejak kecil. 

Membangun Fondasi Kebaikan dalam Jiwa Anak

Seorang Kyai pernah menyampaikan kalimat teguran sekaligus pacuan bagi para orang tua “anak itu seperti gelas, saat sebuah gelas di sudah di isi penuh oleh air oleh satu teko, maka saat teko lain mengisinya lagi, air yang masuk hanya akan tumpah keluar. Sama seperti seorang anak, bila sejak kecil dari rumah anak sudah dibekali/ditanamkan kebaikan dalam hatinya maka saat ia dewasa dan keluar rumah mencari jati diri ia tidak mudah di pengaruhi hal hal buruk dari orang yang baru dikenalnya”.


Mendidik Anak dengan Mencontohkan Kebaikan

Semakin dini seorang anak belajar maka semakin kuat pula fondasi ke imanannya. Sebagai orang tua yang bijak sudah sepantasnya mengajarkan dan mencontohkan kebaikan-kebaikan dalam diri seorang anak. Hal hal kecil yang sering di anggap remeh tapi justru itulah yang seorang anak butuhkan.dijaman emansipasi seperti sekarang peran orang tua sudah tergantikan oleh pengasuh ataupun gadget. Seorang anak menangis butuh pelukan seorang ibu bukan video lucu di gadget ataupun hiburan sang pengasuh. Sebab itulah banyak anak yang pada masa remajanya susah di atur karena sejak kecil orang tuanya sibuk bekerja tanpa memedulikan tugasnya membekali anaknya dengan kebaikan hingga menjelang masa remajanya bahkan orang tua jarang ada waktu berbagi cerita dengan sang anak.

Semua tugas itu diserahkan pada sang pengasuh. Beruntung bagi mereka yang memiliki pengasuh yang mampu menanamkan kebaikan pada anak dan itu pun masih ada efek sampingnya yaitu sang pengasuh akan lebih banyak mendapatkan kasih sayang dari sang anak sementara sang ibu kandung hanyalah identitas diri. berbeda jika sang pengasuh hanya merawat dan menjaganya. Maka saat usianya semakin bertambah justru media sosial atau dengan geng-geng jalanan yang anak cari saat ada masalah atau ingin meluapkan segala emosinya.

Anak Butuh Perhatian Orang Tua

Yang seorang anak butuhkah sejatinya bukan limpahan harta tapi limpahan kasih sayang dari orang tuanya. Perhatian perhatian kecil akan membuatnya merasa di sayang dan dihargai. Sering ajaklah anak berbicara  agar ia tidak terbiasa menyembunyikan masalahnya dari orang tua. Semakin sering anak dan orang tua berbicara, maka semakin terbuka pula sang anak pada orang tuanya. Peluk ia saat menangis dan tanyakan kabarnya setiap hari meski itu membosankan justru itu adalah penghargaan bagi seorang anak.

Demikianlah tulisan Pentingnya Membangun Fondasi Kebaikan Pada Jiwa Anak yang saya buat, mohon maaf jika ada kesalahan dan terdapat kata-kata yang kurang berkenan di hati pembaca semoga tulisan ini dapat memberikan manfaat dan kebaikan bagi para pembaca. Penulis dalam artikel ini adalah Eva Rahayu. Trimakasih.

Belum ada Komentar untuk "Pentingnya Membangun Fondasi Kebaikan Pada Jiwa Anak"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel