Apa itu Dunia Anak-anak? Berikut Ini Wajib Kamu Ketahui!


Faktaanak.com - Orang dewasa tentunya memiliki dunianya tersendiri. Begitu juga bagi anak-anak. Anak-anak juga memiliki dunianya sendiri. Dunia mereka berbeda dengan dunia orang dewasa. Kita tahu bahwa dunia orang dewasa adalah Dunia Pekerjaan. 

Jika Dunia Pekerjaan adalah dunia orang dewasa, terus apa Dunia Anak-anak sebenarnya?. 

Anak-anak Adalah Seseorang yang Belum Dewasa

Sebelum memahami apa sebenarnya dunia anak-anak, kita  artikan terlebih dahulu apa itu anak-anak?. Anak-anak adalah seorang laki-laki atau perempuan yang belum dewasa dan belum mengalami masa pubertas. Tentunya kita pernah melewati masa anak-anak itu. Pada masa anak-anak kita belum mengenal dunia kita secara luas, belum mengenal lingkungan sekitar kita dan belum mampu berkomunikasi dan berinteraksi dengan lingkungan. Kita tahu bahwa anak-anak identik dengan kata bermain, dan tentunya anak-anak tidak jauh berada dalam kata dunia bermain sehingga mereka suka dengan hal bermain, bermain yang dapat memuaskan hatinya, bermain yang dapat membahagiakan hatinya, dan bermain yang dapat membuatnya bertumbuh. Karena sebenarnya bermain adalah dunia mereka.

Dunia Anak Adalah Dunia Bermain

Setiap anak perlu diberikan asupan bermain. Karena Dunia Bermain adalah Dunia bagi mereka yang masih anak-anak. Dalam dunia bermain lah mereka dapat mengenal lingkungan mereka secara luas. Mereka akan berinteraksi dengan lingkungan di sekitar mereka sehingga mereka dapat mengenal dunia mereka yang ada di sekitar mereka. Di dalam Dunia Bermain, anak-anak melakukan kegiatan pengenalan, pembelajaran, berkomunikasi, dan berinteraksi pada lingkungan sekitar mereka. Sehingga anak-anak dapat bertumbuh dan berkembang dengan lingkungannya. Namun seiring kasih sayang orang tua terhadap anaknya, selalu saja beranggapan jika bermain merupakan hal yang tidak penting, hal yang merugikan anak-anak dan hal yang hanya membuang-buang waktu saja. Namun kita sebagai orang tua yang cerdas dan pandai, haruslah membiarkan anak-anaknya untuk bermain. Karena dunia mereka sebenarnya ada di dunia bermain tersebut.

Dunia Anak Perlu Pengawasan Orang Tua

Namun dalam dunia bermain, orang tua juga perlu mengawasi anak-anak. Karena anak-anak masih saja salah mengambil keputusan dalam bermain. Bermain memang salah satu  proses pertumbuhan bagi anak-anak dalam mengenal dunia lingkungannya. Namun dengan kata lain, dunia anak-anak juga dapat membahayakan bagi mereka sendiri jika tanpa pengawasan orang tua. Dunia anak-anak yang tanpa pengawasan orang tua dapat menghambat pertumbuhan dan merusak perkembangan mereka. Sebagian salah satu contoh permainan yang dapat menghambat dan merusak pertumbuhan anak-anak dalam mengenal dunia lingkungannya adalah seperti Dunia Media Sosial. Media sosial yang dapat merusak pola fikir mereka. 


Tanpa adanya pengawasan orang tua dalam media sosial, akan mengakibatkan hal yang fatal seperti mereka akan dikendalikan oleh media, seperti terkendali oleh game online, Facebook, melihat situs yang tidak baik dan lain sebagainya. Media sosial tentunya dapat membantu anak-anak dalam pertumbuhan dan perkembangan anak, namun sebaiknya jangan diberi terlebih dahulu. Berikan permainan yang aman, nyaman, mendidik dan tidak membahayakan bagi anak-anak. Seperti bola, boneka, mobil-mobil, buku dan lain sebagainya.

Demikianlah tulisan Apa itu Dunia Anak-anak yang saya buat, mohon maaf jika ada kesalahan dan terdapat kata-kata yang kurang berkenan di hati pembaca semoga tulisan ini dapat memberikan manfaat dan kebaikan bagi para pembaca. Penulis dalam artikel ini adalah Rajin Prinatal Manurung. Trimakasih.

3 Komentar untuk "Apa itu Dunia Anak-anak? Berikut Ini Wajib Kamu Ketahui!"

  1. Anak = raja, raja yang nantinya akan meneruskan perjuangan orang tua nya.

    BalasHapus
  2. Nice, bahwa dalam bermain anak anak jga sbaiknya harus mendapat pengawasan dari orang tua karena pengawasan orang tua sangatlah pnting dgn pengawasan tsb, org tua bisa melihat sisi baik (bermain) utk anak nya sndiri.

    BalasHapus
  3. Ya,anak adalah masa sekarang dan masa yang akan datang.
    Maka perlu pengawasan dalam masa pertumbuhan mereka khusunya bagi orang tua, agar anak pun mendapatkan contoh /teladan yang baik kelak.

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel