Masa Kecil Penentu saat Dewasa


Faktaanak.com - Masa kecil adalah masa dimana kita diberi kebebasan oleh orang tua kita untuk belajar, bermain dan hal-hal yang membuat kita senang pun dibolehkan oleh orang tua kita, selama itu tidak berbahaya dan aman bagi keselamatan kita. Namun, masa kecil saya sangat berbeda dengan semua itu, dikala saya duduk di bangku Taman Kanak-kanak, saya harus membantu ibu berjualan setelah pulang sekolah, kehidupan kecil saya sangat dipenuhi perjuangan. 


Mendidik Anak Untuk Masa Depan

Setelah membantu ibu berjualan, saya juga harus membantu aktivitas di rumah seperti menyapu halaman, menyapu rumah, mencuci piring dan membuat anyaman dari bambu untuk dijual ke pengepul. Setelah semua selesai ibu mewajibkan saya setiap sore untuk belajar Al-Qur'an di pondok dekat rumah, jika saya tidak berangkat pasti akan ada sanksi dari ibu. Saya tau cara ibu mendidik saya dulu sangat keras, namun sekarang saya sadar bahwa didikan orang tua seperti itu bertujuan untuk memudahkan kita saat dewasa kelak. Sekarang saya berhasil menjadi sosok orang yang disiplin, tegas, tangguh dan selalu berjuang tanpa mengeluh.


Mendidik dengan Kebebasan Adalah Salah

Beda hal-nya dengan orang tua jaman sekarang. Mereka mendidik anaknya dengan penuh kebebasan dan kemanjaan. Ahasil, anak jaman sekarang banyak yang manja dan malas untuk berbuat apapun. Entah itu karena kesalahan dalam mendidik atau memang karakter anak jaman sekarang yang pemalas dsb. Karena jaman sekarang, anak usia 5 tahun sudah difasilitasi gawai, sehingga menyebabkan anak malas untuk berinteraksi dengan siapapun, sehingga menyebabkan psikis anak terganggu seperti timbulnya ketergantungan dari gawai atau telepon genggam,  mereka sehari-hari hanya dipenuhi dengan bermain game online. 

Ketika saya lihat dari beberapa contoh orang tua jaman sekarang yang mendidik anaknya dengan segala kebebasan seperti itu, sangatlah salah karena anak yang dibesarkan dengan didikan yang benar saja terkadang masih salah pergaulan, apalagi dengan kebebasan seperti itu.

Mendidik Moral Anak

Mungkin sesekali orang tua bisa memberi kebebasan untuk anak bermain gawai, namun kita juga wajib mengajarkan pendidikan moral di rumah, mewajibkan anak untuk belajar agama yang baik dan selalu menemani serta mengawasi anak dimanapun mereka belajar dan bermain. Agar anak merasa bahwa orang tuanya selalu ada untuk si anak. 


Selalu Ada untuk Anak

Ketika orang tua dirasa selalu ada untuk anak, maka anak pun akan merasa aman dan selalu percaya bahwa orang tuanya sangat menyayanginya, sehingga si anak tidak akan berbuat hal yang bisa mengecewakan orang tuanya. Oleh karena seorang anak pada dasarnya sangat patuh terhadap didikan orang tuanya sewaktu kecil, namun akan mencari jati dirinya sendiri saat dewasa dan kebanyakan akan menentukan pilihannya sendiri tanpa menghiraukan pilihan orang tuanya. 

Penentu Keberhasilan saat Dewasa

Jika didikan sewaktu kecil sudah salah, kemungkinan besar ketika dewasa si anak akan salah pergaulan pula. Oleh karena itu jaga dan didiklah anak anda sebaik mungkin, agar masa depan anak anda baik pula. Didikan orang tua sewaktu kecil adalah penentu keberhasilan anak saat dewasa.

Pikiran anak sewaktu dia kecil selalu mencotoh apa yang dia lihat di depan matanya. Jadi setiap perbuatan orang dewasa di sekitar anak sangat mempengaruhi jalan pikirnya. Oleh karena itu, perlu adanya perhatian khusus untuk mendidik anak. Lingkungan sekitar pun menjadi faktor utama tumbuh kembangnya anak sampai dewasa kelak. 


Lingkungan Juga Berpengaruh

Lingkungan anak yang baik akan menjadi cerminan kehidupan si anak saat dewasa nanti. Oleh karena itu jangan sampai kita memberi cerminan yang buruk sewaktu anak masih kecil. Berikalah pendidikan yang baik untuk anak anda, baik itu untuk pendidikan formal maupun non formal. Selain diberi pendidikan di bangku sekolah si anak juga harus diberi pendidikan di bidang keagamaan, supaya imannya kuat dan bisa membetenginya dari perilaku yang menyimpang.

Demikianlah tulisan Masa Kecil Penentu saat Dewasa yang saya buat, mohon maaf jika ada kesalahan dan terdapat kata-kata yang kurang berkenan di hati pembaca semoga tulisan ini dapat memberikan manfaat dan kebaikan bagi para pembaca. Penulis dalam artikel ini adalah Ahmad Rido'i Yuda Prayogi. Trimakasih.

60 Komentar untuk "Masa Kecil Penentu saat Dewasa"

  1. Artikel yang sangat membantu, semoga para pembacanya bisa menerapkannya di dunia nyata. Terutama pada jaman seperti sekarang

    BalasHapus
  2. Artikel yang sangat membantu, semoga para pembacanya bisa menerapkannya di dunia nyata. Terutama pada jaman seperti sekarang

    BalasHapus
    Balasan
    1. amin, iya kakak terimakasih atas responnya, smoga bisa menjadi bahan pembelajaran lagi

      Hapus
  3. Terima kasih atas artikelnya... 👍👍👍

    BalasHapus
  4. Semoga bermanfaat artikelnya kak

    BalasHapus
  5. Bagus sekali artikelnya. Sangat membantu sya untuk mengerjakan tugas juga

    BalasHapus
  6. Kak izin copas ya buat tambah referensi . Mkasih

    BalasHapus
  7. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  8. artikelnya menarik kak, bisa buat referensi baru hehe

    BalasHapus
  9. Sangat bermanfaat. Terima kasih kak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya kak sma sma, terimakasih sudah mengunjungi laman kami

      Hapus
  10. Bagus ahmad artikelnya, lanjutkan, di tunggu karyanya lagi

    BalasHapus
  11. Sangat bermanfaat, terima kasih atas artikelnya

    BalasHapus
  12. Kak yogi bagus artikelnya,, saya sangat kagum anda bisa membuat ini hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. terimakasih kakak, di tunggu ya tulisan berikutnya

      Hapus
  13. Artikelnya sangat bermanfaat, terimakasih

    BalasHapus
  14. I'm proud of you 😊 nice article 👍

    BalasHapus
  15. 좋아.... 화이팅.....TERIMA KASIH YA KAK, ARTIKEL NYA SANGAT MEMBANTU.....����

    BalasHapus
    Balasan
    1. sma sma kakak, smoga bisa menambah wawasan baru

      Hapus
  16. Artikel nya bermanfaat bgt 👌🏻

    BalasHapus
  17. Artikel yang menarik dan bagus

    BalasHapus
  18. Artikel yang menarik dan sangat bagus👍

    BalasHapus
  19. Pembahasan yang menarik, ditunggu artikel selanjutnya kak

    BalasHapus
  20. Artikelnya bagus dan bermanfaat bagi para pembaca, di tunggu artikel selanjutnya kak

    BalasHapus
  21. Keren banget ini untuk edukasi orang tua jaman now yang kadang cuman bisa blaming kids jaman now kelakuanya aneh" hehe. Mantap jiwa lah

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya kak smoga bisa menjadi bahan untuk mendidik anak jaman now. terimakasih kak

      Hapus
  22. Artikelnya membantu sekali, terimakasih

    BalasHapus
  23. Dek.. Kok sangar kon? Pantes entuk mahasiswa terkreatif dr ppkmb.lanjutkan nggeh. Good job ��

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel