Contoh Artikel "Menfaat Dongeng untuk Anak"

FaktaAnak.Com- Dongeng memiliki banyak sekali manfaat yang diberikan. Manfaat ini berhubungan erat dengan perkembangan yang terjadi pada seorang anak. Oleh karena itulah pada artikel ini kami akan membagikan contoh artikel tentang manfaat dongeng untuk anak.

Contoh Artikel


Tulisan mengenai contoh artikel anak terbaik ini dimulai dengan pengertian, pembahasan, dan juga serangkaian penjelasan yang sangat lekat dan dekat dengan kehidupan kita. Berikut inilah contoh artikelnya.

Dongeng Anak

Masa kecil adalah perjalanan hidup mutlak yang harus dijalani seorang individu sebelum akhirnya ia sampai pada tahapan usia selanjutnya. Ada berbagai pengalaman yang menarik untuk diulik dari setiap kisah masa kecil yang penuh makna.

Masa anak-anak tidak selalu mesti tentang bermain dan bermanja-manja, dibalik itu semua ada banyak pembelajaran yang dapat ditarik dari proses perjalanan tumbuh kembang seorang anak, baik itu dalam hal bertingkah laku, pembelajaran etika, kognitif dan banyak hal lainnya. Baca juga; Manfaat Mendongeng Horror dan Aksi Laga untuk Anak PAUD

Menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, pasal 1 Ayat 1, Anak adalah seseorang yang belum berusia 18 (delapan belas) tahun, termasuk anak yang masih dalam kandungan. Sedangkan menurut definisi WHO, batasan usia anak adalah sejak anak di dalam kandungan sampai usia 19 tahun.

Berdasarkan Konvensi Hak-hak Anak yang disetujui oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-bangsa pada tanggal 20 Nopember 1989 dan diratifikasi Indonesia pada tahun 1990, Bagian 1 pasal 1, yang dimaksud Anak adalah setiap orang yang berusia di bawah 18 tahun, kecuali berdasarkan undang-undang yang berlaku bagi anak ditentukan bahwa usia dewasa dicapai lebih awal.

Erik Erikson (1902-1994) mengatakan bahwa beberapa tahap perkembangan terbentang ketika kita melampaui siklus kehidupan. Masing-masing tahap terdiri dari tugas perkembangan yang khas dan mengedepankan individu dengan suatu krisis yang harus dihadapi.

Bagi Erikson, krisis ini bukanlah suatu bencana, tetapi suatu titik balik peningkatan kerentanan dan peningkatan potensi. Orangtua sebagai support system terdekat adalah sistem penguat yang bertanggung jawab terhadap pembentukan karakter seorang anak, oleh sebab itu penting adanya jalinan hubungan afektif atau dalam bahasa awam disebut kasih sayang antara ibu anak.

Seiring lajunya era pertumbuhan ekonomi, menuntut orangtua untuk menghabiskan waktu lebih banyak di diluar rumah untuk bekerja hingga tak jarang dijumpai para orangtua telah pergi bekerja sebelum anak terjaga dan kembali pulang saat anak sudah akan masuk kebiliknya.

Kembali lagi pada pernyataan bahwa orangtua adalah support system utama pada anak, seharusnya menyadarkan para orangtua untuk memperhatikan pertumbuhan mereka bukan hanya dari segi pemenuhan kebutuhan secara finansial tetapi juga perhatian, sebab ada banyak anak diluar sana terlibat kegiatan negatif yang secara umum telah terbutuhi segala kebutuhan jasmaniahnya namun tidak rohaninya. Kekosongan inilah yang harus orangtua perhatikan agar anak berjalanan sesuai dengan yang diharapkan.

Lisan untuk menyampaikan pesan dan nasihat merupakan salah satu metode ampuh yang masih digunakan banyak orangtua hingga kini. Pada masa kanak-kanak, dongeng khususnya merupakan salah satu media penyampaian pesan yang kini sedikit terlupakan. Dahulu sering kita jumpai kebiasaan orangtua yang selalu mendongengkan anak-anaknya sebelum tidur dengan berbagai cerita lagenda penuh makna.

Manfaat Dongeng

Proses sederhana ini sebenarnya membangun ikatan bathin yang kuat bagi orangtua dan anak. Bagaimana tidak, seorang ibu misalnya yang memberikan dongeng pada anaknya dapat bercengkrama, dan tertawa satu sama lain dan tak jarang ibu juga ikut berbaring disamping anak serta secara langsung melihat bagaimana jengkal demi jengkal setiap hari perubahan tumbuh kembang anaknya yang mungkin selama siang hari tidak fokus ia perhatikan karena padatnya tuntutan pekerjaan.

Dongeng juga menjadi media pembelajaran secara tidak langsung yang amat melekat bagi anak sebab pada saat itu otaknya memasuki tahap gelombang Alpha yang merupakan pintu masuk dan potensi dari alam bawah sadar anak. Sebab pada kondisi ini otak memproduksi hormon serotonin dan endorfin yang menstimulasi seseorang merasa nyaman, tenang dan bahagia sehingga apa yang disampaikan lebih mudah untuk disugestikan. Hal ini tentu sangat berbanding tidak efektif pada orangtua yang sama-sama ingin menyampaikan pesan atau nasihat kepada anaknya namun dalam kondisi emosional yang tinggi.

Maka dari itu dongeng bisa dijadikan kunci gerbang yang baik dengan disisipkannya kisah-kisah inspiratif, pengajaran etika, dan karakter sebagai salah satu cara orangtua menyampaikan nasihat pada anak dalam pesan tersirat disebuah dongeng.

Selain itu, manfaat dongeng lainnya pada anak dalam masa batita adalah menstimulasi saraf sensorik serta panca inderanya untuk dapat lebih peka serta mendorong kemampuan verbal anak lebih baik lagi.

Begitu besar manfaat sebuah dongeng hingga rasanya perlu untuk dilestarikan secara turun temurun kepada setiap generasi agar selalu terjaga keeratan hubungan orangtua dan anak sehingga anak nantinya akan lebih berkarakter dan terhindar dari hal yang tidak diinginkan dimasa depannya.

Demikinalah tulisan dan serangkaian penjelasan mengenai Contoh Artikel "Menfaat Dongeng untuk Anak". Yang ditulis dan disajikan oleh Nada Cindya. Semoha tulisan ini bisa bermanfaat bagi segenap pembaca sekalian, trimakasih,

Belum ada Komentar untuk "Contoh Artikel "Menfaat Dongeng untuk Anak""

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel