Cerita Masa Kecil Yang Bahagia

FaktaAnak.Com- Cerita masa kecil sangatlah perlu direka ulang dalam benak atau fikiran setiap orang. Sesungguhnya Kisah anak terbaik ini menjadi literasi dan pondasi dasar bagi setiap orang untuk mengingat kenangan. Oleh sebab itulah pada postingan ini akan membagikan tentang Cerita Masa Kecil Yang Bahagia.

Cerita Masa Kecil


Tulisan mengenai cerita masa kecil ini dibagikan oleh Triana Wulandari dengan judul Best Childhood. Dalam tulisan ini ia membagikan pengalaman-pengalaman yang menyenangkan sebagai seorang anak.

Begini, Kisahnya..

Tahun 1990-an adalah 1 dekade terindah yang pernah kami lewati saat masih menginjak usia 7 tahun. Menjadi seorang anak tentu sangat menyenangkan. Tidak ada kehawatiran, hanya tau bagaimana melewati hari–hari dengan senyum dan tawa gembira. Baca, juga; Fakta Anak 90-An

Semua itu memberikan kenangan tersendiri hingga menghasilkan album kehidupan yang tak akan pernah hilang dalam kenangan. Saat bangun hingga tertidur kembali, hanya ada satu kata yang tak pernah lepas yaitu bermain.

Bermain adalah aktivitas yang paling rutin dilakukan anak–anak. Sesulit atau semudah apapun permainan tersebut, akan selalu ada jalan untuk bisa menjadikannya menyenangkan dan pembelajaran.

Lompat tali, dende, jengkal langkah dan segala jenis permainan telah kami lalui. Dan tak ada yang membosankan meski telah berulang kali dimainkan. Masa kecil adalah masa yang paling membahagiakan. Masa dimana ketika kita berbuat salah dan dimusuhi, masa ketika kita meminta maaf dan kemudian berpelukan, masa dimana begitu berharganya uang receh untuk jajan dan masa contek–mencotek setiap ada ulangan.

Menangis dijadikan salah satu budaya saat masa kecil karena kepekaan yang tinggi. Bukankah kalian yang lahir dimasa kami merasakan kebahagiaan?

Tentu saja. Tak akan pernah kecanggihan teknologi mengubah kami. Kami hanya tetap bermain dengan sepeda dan kejar – kejaran disekitar rumah maupun halaman sekolah. Itulah masa kecil paling indah.

Masa kami hanya tau bagaimana cara mencari banyak teman untuk sekedar bermain. Cinta hanya sekedar pemanis buat kami dan itupun hanya sebatas lucu-lucuan. Pernahkah terbayang dikepala ketika zaman yang mulai masuk dan merubah pola hidup anak–anak seperti kami.

Kami yang dahulu selalu berbincang – bincang hingga kami terlelap dengan sendirinya kini berubah menjadi pertemuan senyap hingga memutuskan untuk kembali ke aktivitas masing – masing. Aku ingat saat itu kami sudah tau teknologi tetapi tak sepopuler sekarang.

Dahulu kami menyisikan uang jajan untuk sekedar mengenal internet dan itupun kami harus mengayuh sepeda selama beberapa menit dan tentunya atas izin orang tua sedangkan sekarang? Sudah ada teknologi canggih yang tak perlu menghabiskan banyak uang dan tenaga.

Bahkan orang tua yang seharusnya mengajarkan hal–hal baik kepada anaknya mungkin sudah berubah. Hidup dengan tetangga–tetangga yang rukun juga merupakan adat kami. Tetapi sekarang Tak ada kehidupan yang damai serta tentram seperti dulu.

Hanya kerumanan warga dengan kepentingan ego masing–masing yang bahkan tak salig mengenal dan hanya menjalani hidup sesukanya. Sikap mau menang sendiri juga merajalela saat ini. Uang yang menjadiacuan untuk kekuasaan tertinggi.

Mana wajah senyum yang tak ada beban kalian seperti dulu? Mengapa kini semua sudah berubah?. Aku sedih melihat keadaan saat ini tetapi aku juga merasakan bahagia telah melewati masa – masa bahgia seperti dulu.

Baca Juga;
  1. Permainan Anak Nagari Sebagai Penumbuh Nilai Lokal
  2. Keunikan Lintas Generasi Anak
  3. Fakta Anak Kedua "Perempuan & Laki-Laki"

Oleh karena itu, Jangan anggap remeh zaman kami. Zaman kami memang tak segaul sekarang tetapi kemanusiaan lebih terjaga dan selalu terkenang selama-lamanya dibandingkan dengan kondisi di zaman sekarang.

Belum ada Komentar untuk "Cerita Masa Kecil Yang Bahagia"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel